Search
  • Machine Vision Indonesia

8 Kekuatan Super Virtual Reality untuk Pengembangan Skill



Selama ini, jika berbicara tentang virtual reality (VR), yang teringat di kepala pertama kali pasti hiburan, game, entertainment. Selama ini sebagian dari kita mengenal VR hanya sebatas teknologi untuk keperluan hiburan. Namun dengan besarnya potensi yang dimiliki VR, sangat sayang rasanya jika teknologi imersif ini hanya digunakan untuk keperluan hiburan.


Di era disrupsi teknologi saat ini, VR bisa diimplementasikan untuk berbagai tujuan, misalnya untuk keperluan pengembangan SDM di perusahaan. VR memiliki kemampuan luar biasa untuk mendukung kegiatan kolaborasi, pelatihan, pembelajaran, dan berbagi pengalaman antar karyawan di perusahaan. Apalagi jika kita berbicara tentang pelatihan selama ini, yang teringat di kepala pertama kali pasti pengalaman training di ruang kelas. Ada modul dan buku catatan, serta mentor yang menjelaskan di depan ruangan dengan slide power point. Atau training di lapangan, mempraktikkan beberapa hal yang memungkinkan untuk dicoba. Atau mungkin bagi sebagian orang seperti pemadam kebakaran dan militer, training yang dilakukan juga termasuk melakukan simulasi langsung seperti di kejadian nyata.


Pelatihan yang ada selama ini memunculkan dilema. Misalnya pelatihan di dalam kelas, dilema yang muncul adalah penyelenggaraan pelatihan yang aman dan cenderung murah, tetapi tingkat partisipasi dan pemahaman peserta kurang. Sementara pelatihan di lapangan membutuhkan biaya yang banyak dan ada potensi risiko yang membahayakan peserta, tetapi peserta bisa memiliki tingkat pemahaman yang tinggi dan lebih siap untuk terjun langsung di kondisi nyata.


Keberadaan VR bisa meminimalisir dilema-dilema pada aktivitas pengembangan SDM yang ada selama ini. Berikut merupakan kekuatan super yang ada pada VR, yang jika dimaksimalkan penggunaannya bisa sangat membantu kegiatan pengembangan SDM di perusahaan.


Memori spasial

Karena VR merupakan teknologi yang memungkinkan pembelajaran visual dan kinetik, karyawan bisa belajar dan paham dengan cepat serta dapat mempertahankan informasi lebih baik melalui memori otot dan pengalaman kontekstual.


Pengulangan tanpa batas

Kelebihan pelatihan dengan VR yakni karyawan bisa mengulang-ulang skenario pelatihan sebanyak apapun sampai mereka paham, tanpa harus mengeluarkan biaya lagi untuk mengadakan pelatihan ulang.


Meminimalisir risiko

Beberapa pelatihan langsung di lapangan memiliki probabilitas risiko yang berbahaya. Dengan pelatihan imersif menggunakan VR, karyawan bisa tetap memperoleh hasil yang sama seperti simulasi langsung, namun lebih aman


Efisiensi waktu

VR juga bisa dimanfaatkan untuk diskusi dengan tim di lokasi berbeda jika perusahaan Anda memiliki cabang di berbagai lokasi. Melalui fitur screen sharing dan papan tulis virtual, proses meeting bisa lebih menghemat waktu karena tidak perlu kunjungan langsung ke tempat yang jauh.


Penghematan biaya

Kolaborasi yang bisa dilakukan jarak jauh, pelatihan yang bisa dilakukan berulang, bayangkan berapa banyak penghematan yang bisa dilakukan perusahaan?


Peningkatan pemahaman

Visualisasi dan pelatihan yang dilakukan dengan VR dapat menstimulasi memori seseorang untuk menyerap informasi lebih baik. Ini artinya, tingkat pemahaman akan sebuah informasi dan lebih baik. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya.


Mengakomodir bermacam skenario

Karena pelatihan dilakukan secara virtual, segala macam hal yang mungkin terjadi di lapangan bisa dibuat versi virtualnya. Mulai dari kejadian yang sering terjadi sampai kejadian yang jarang terjadi dan bahkan sangat berbahaya sekalipun.


Ragam perspektif

VR juga bisa dimanfaatkan untuk melatih soft skill dan melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda untuk membangun empati dan memperluas wawasan.

0 comments