Cari
  • Atika A

UMKM Siap Gunakan Teknologi untuk Membangun Resilience



Siapa bilang transformasi digital, pemanfaatan teknologi dalam bisnis hanya bisa diwujudkan oleh entitas bisnis raksasa saja? Beralih ke teknologi baru seringkali diasumsikan sebagai sesuatu yang membutuhkan biaya besar, sesuatu yang mengharuskan sebuah bisnis merombak bisnisnya secara keseluruhan. Tidak jarang ada manajemen perusahaan menganggap bahwa implementasi teknologi baru bukan sesuatu yang urgent. "Toh kami masih bisa beroperasi dengan baik, kami masih bisa profit" sering menjadi dalih untuk tidak aktif mengikuti era yang semakin berubah lebih canggih. Anggapan-anggapan tersebut lah yang sering kali menghambat perusahaan, terutama perusahaan kecil dan menengah untuk lebih maju dengan teknologi.


Namun kini kita dihadapkan dengan penyebaran wabah Coronavirus yang telah berlangsung kurang lebih empat bulan. Hampir seluruh bisnis di tanah air, bahkan di seluruh dunia lumpuh akibat krisis yang terjadi. Untuk menanggulangi dampaknya, teknologi menjadi solusi yang paling banyak menjadi perhatian pelaku bisnis demi mempertahankan bisnisnya. Bisnis skala besar maupun kecil, semua fokus pada strategi untuk berinvestasi pada teknologi dan mempercepat transformasi digital.


Fenomena ini terbukti melalui survei yang baru-baru ini dikeluarkan oleh United Overseas Bank (UOB) bersama Accenture dan Dun & Bradstreet kepada 1.000 usaha kecil di 5 negara di kawasan ASEAN. Survei tersebut meneliti bagaimana perusahaan kecil beradaptasi di tengah lingkungan bisnis yang berubah akibat pandemi. Indonesia mendududuki posisi kedua setelah Thailand (71%) dengan 65% responden yang memprioritaskan investasi teknologi di tahun 2020 ini. Hal tersebut menunjukkan bahwa usaha kecil di Indonesia mulai melihat tantangan yang dihadapi saat ini sebagai kesempatan untuk mengadopsi teknologi guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis mereka.


Untuk mendorong kemajuan dan penggunaan teknologi pada usaha kecil, banyak pihak yang memberikan dukungan melalui berbagai program kegiatan. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) misalnya, mereka menyelenggarakan pelatihan digital bagi IKM agar para pelaku usaha kecil ini bisa tetap produktif dan memasarkan produknya melalui saluran digital. Ada juga bank BRI yang bekerjasama dengan Google Cloud untuk meningkatkan kompetensi UMKM dengan teknologi digital.


Di masa sulit ini, semakin banyak UMKM yang sadar pentingnya peran teknologi. Bagaimana teknologi dapat membawa perbedaan bagi bisnis yang mereka jalankan, terutama untuk bertahan melewati krisis dan pertumbuhan jangka panjang. Selain itu, besarnya peran UMKM bagi pertumbuhan ekonomi nasional menjadikan banyak pihak mulai mendukung terwujudnya digitalisasi di ranah usaha kecil.



Referensi

https://swa.co.id/swa/trends/business-research/umkm-di-asean-andalkan-teknologi-untuk-bertahan-saat-pandemi

https://m.republika.co.id/amp/qc6luq423

https://m.republika.co.id/amp/qd0t5h380


MACHINE VISION
LINKS
ABOUT

lanius@machinevision.global

+62 821 4369 4139

+62 877 5339 3797

 

Jalan Ir. Soekarno No. 487

Surabaya, 60115

Indonesia

SOCIAL
  • White Instagram Icon
  • White LinkedIn Icon
  • White Facebook Icon
  • White Twitter Icon

© 2020 by Machine Vision Indonesia