Search
  • Machine Vision Indonesia

Tips dan Rekomendasi untuk Produsen Pemula



  1. Jangan menghabiskan terlalu banyak dana untuk prototype awal Karena masih awal, prototype pertama pasti membutuhkan banyak perbaikan dan penyempurnaan sebelum produksi. Maka, jangan menghabiskan dana yang terlalu banyak untuk proses pembuatan prototype awal

  2. Pertimbangkan kuantitas Biasanya orang ingin membeli beberapa ratus pcs barang. Khususnya di China bukanlah tempat untuk produksi barang dengan volume kecil. Maka sesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkup masing-masing perusahaan

  3. Kuantitas juga memotong biaya Produksi dalam volume kecil seringkali menimbulkan biaya yang lebih mahal sehingga harga jual pun nantinya ikut meningkat. Sehingga untuk mendasarkan harga jual dengan apa yang terjadi jika konsumen membeli produk dalam jumlah besar. Namun, jangan mudah menyerah karena produksi terbatas, proses ini merupakan pasar uji. Jika permintaan akan barang meningkat, maka jumlah produksi naik, harga dapat turun dan semua akan senang

  4. Teliti memilih bantuan logistik Gunakan forwarder atau broker untuk impor dan logistik. Usahakan forwarder yang menyediakan door to door service dari pabrik ke gudang anda. Memang harganya sedikit lebih mahal, namun dibandingkan melakukan logistik sendiri akan banyak jebakan bagi orang yang masih awam belum dengan keahlian

  5. Temukan harga yang tepat Margin perusahaan akan tergantung bagaimana model distribusi yang dipilih. Pertimbangkan apakah anda akan menjual retail atau langsung ke konsumen

  6. Luwes dan fleksibel dalam sistem distribusi Penjualan datang dari banyak cara. Jangan tutup model distribusi produk seperti hanya akan menjual via online di website sendiri. Hal ini akan menyulitkan untuk meningkatkan skala bisnis anda. Maka cobalah untuk terbuka dalam pembelian melalui sistem distribusi apapun, namun telitilah sebelum memulainya.


Source: Medium





0 comments