Cari
  • Atika A

Pandemi dan Masa Depan Remote Working



Adanya pandemi Coronavirus mau tidak mau menyebabkan perubahan terhadap cara sebuah perusahaan beroperasi. Kebijakan dari pemerintah dan organisasi kesehatan dunia untuk melakukan physical distancing dan karantina mandiri bagi yang menunjukkan gejala membuat remote working menjadi solusi dalam mengurangi penyebaran virus COVID-19. Perusahaan dituntut untuk bisa menerapkan remote working dan menyusun kebijakan terkait.


Banyak karyawan yang mulai merasakan kelebihan yang sebelumnya tidak mereka temukan ketika bekerja di kantor. Jika pandemi ini berakhir, akan banyak karyawan yang lebih memilih untuk bekerja dari rumah karena mereka tidak perlu menghabiskan waktu di jalan.


Statistik terbaru dari Buffer menunjukkan pendapat tentang remote working dari sisi karyawan dan juga pemilik bisnis.

  • Kelebihan yang diperoleh karyawan remote yakni 40% merasakan jadwal yang lebih fleksibel, 30% merasa dapat bekerja di manapun, 14% merasa lebih banyak waktu bersama keluarga, 13% merasa bisa bekerja di rumah, 3% alasan lain

  • 73% karyawan merasa puas dengan waktu remote working yang ada saat ini, 20% menginginkan untuk bekerja remote lebih sering, 7% menginginkan untuk sering bekerja remote

  • 95% karyawan remote merekomendasikan orang lain untuk bekerja remote, sementara 5% sisanya tidak merekomendasikan

  • 99% karyawan menginginkan untuk bisa bekerja remote sepanjang karirnya, sedangkan 1% sisanya tidak menginginkan

  • 91% perusahaan berniat mendukung remote working, 9% sisanya tidak

  • Keberpihakan perusahaan terhadap remote working antara lain: 40% menyatakan tim di perusahaannya merupakan gabungan antara pekerja remote dan full-time, 31% menyatakan semua tim di perusahaannya bekerja remote, 16% berpendapat bahwa remote working dapat dilakukan sesuai kebutuhan, 9% karyawan dapat bekerja remote beberapa hari/minggu/bulan, 4% mengatakan merupakan pemilik bisnis tunggal atau pekerja lepas


Remote working bukan lagi sebuah tren yang hanya dilakukan oleh perusahaan tertentu. Remote working adalah realita yang saat ini dihadapi seluruh perusahaan di penjuru dunia di tengah pandemi, dan diprediksi akan tetap ada setelah pandemi usai. Perusahaan-perusahaan seperti Google, Microsoft, Amazon serta Twitter bahkan telah menginstruksikan karyawannya untuk bekerja remote sejak awal Maret.


Remote working skala besar yang sedang terjadi saat ini tak hanya membawa tantangan bagi pemberi kerja, namun sekaligus membawa banyak peluang bagi perusahaan penyedia teknologi. Para pemberi kerja harus siap dengan kebijakan baru, bagaimana memfasilitasi para karyawan remote agar bisa tetap produktif, serta bagaimana membangun ulang infrastruktur teknologi agar komunikasi antar karyawan bisa tetap lancar serta data-data krusial perusahaan dapat diakses dengan aman di luar jaringan internal perusahaan. Memperhitungkan bagaimana investasi yang saat ini dilakukan untuk mendukung remote working karyawan dapat membangun budaya remote working di perusahaan yang dapat memberi manfaat jangka panjang bahkan setelah krisis Corona virus berakhir.


Perusahaan-perusahaan penyedia teknologi seperti Google, Microsoft, Slack dan Zoom memiliki peluang besar dari adanya remote working massal ini. Mereka berlomba menyediakan media remote working yang murah, bahkan menawarkan secara gratis bagi perusahaan kecil. Harapannya para karyawan akan terbiasa dengan penggunaan media tersebut sehingga mereka akan tetap memanfaatkannya meskipun krisis telah berakhir.


Kondisi kerja yang tercipta akibat Coronavirus ini dirasa akan mengubah cara kerja secara keseluruhan, bahkan setelah pandemi ini berakhir. Budaya kerja lama akan ditinggalkan, terganti oleh budaya baru yang lebih modern dan memudahkan karyawan dan pemberi kerja. Remote working akan tetap bertahan di masa yang akan datang. Diiringi teknologi-teknologi pendukung yang terus berkembang menjadi lebih baik, manusia akan menjadi lebih siap apabila terjadi krisis serupa.


Sumber:

https://www.theguardian.com/technology/2020/mar/13/covid-19-could-cause-permanent-shift-towards-home-working

https://buffer.com/state-of-remote-work-2019

https://www.theguardian.com/world/2020/mar/04/coronavirus-google-tech-dublin-twitter-work-from-home


MACHINE VISION
LINKS
ABOUT

[email protected]

+62 821 4369 4139

+62 877 5339 3797

 

Jalan Ir. Soekarno No. 487

Surabaya, 60115

Indonesia

SOCIAL
  • White Instagram Icon
  • White LinkedIn Icon
  • White Facebook Icon
  • White Twitter Icon

© 2020 by Machine Vision Indonesia