Search
  • Machine Vision Indonesia

Ketahuilah Tren Teknologi Supply Chain di Tahun 2021


Pandemi COVID-19 menghambat banyak sektor tak terkecuali supply chain dengan banyak masalah yang sedang terjadi dalam logistik global. Hal ini mendorong perusahaan untuk meningkatkan manajemen supply chain dengan cara digitalisasi, selaras dengan proses dan operasional perusahaan. Dimulai dengan mengubah model supply chainnya, perusahaan mulai berinvestasi pada teknologi supply chain untuk efisiensi yang lebih baik. Beberapa teknologi supply chain ini sedang ramai dibicarakan. Ada teknologi yang memang hype, menjanjikan, dan ada teknologi yang menghasilkan nilai tinggi namun sayangnya jarang didengar. Apa sajakah teknologi ini? Seberapa matangkah untuk diimplementasikan?


Hyped Technologies Teknologi ini sering disorot dan mendapatkan banyak publisitas, namun kurang nilai untuk membuktikannya. Teknologi ini termasuk 5G dan blockchain. Teknologi 5G menawarkan kecepatan unduh, unggah dan latensi waktu yang lebih cepat dari sebelumnya. Hadirnya teknologi ini tentunya menjadi kabar gembira bagi konsumen yang suka menonton dan mengunduh film di smartphone. Namun apakah 5G bermanfaat bagi supply chain? Secara teori, semakin banyak device di seluruh supply chain dan proses manufaktur yang menjadi bagian dari 'Internet of Things', maka akan menghasilkan banyak aliran data yang sangat kaya dan mengirim sinyal real-time untuk memicu berbagai macam peristiwa.


Sedangkan blockchain adalah solusi yang kuat untuk traceability atau untuk mendukung pembayaran antar mitra supply chain. Namun, penyedia blockchain masih dapat memberikan referensi client siapa saja yang menggunakan teknologi ini. Artinya, teknologi ini masih dalam tahap hype technologies.


Promising Technologies Seperti sebutannya, teknologi menjanjikan ini menawarkan ROI dan manfaat nyata lainnya. Teknologi yang masuk kategori ini adalah platform artificial intelligence (AI)/ machine learning (ML), autonomous trucking dan digital twins model builders.


Platform AI/ML memungkinkan menyerap banyak data historis dan real time, memberikan kemampuan prediksi yang berharga untuk bisnis mereka. Di ranah supply chain, teknologi ini mampu meminimalisir resiko dan lebih hemat biaya.


Autonomous trucking atau truk otonom mampu mengirimkan muatan tanpa adanya awak kemudi yang mengendalikannya. Teknologi ini diprediksi akan fokus pada target pengiriman jalur tertentu untuk pelanggan tertentu.


Teknologi menjanjikan lainnya yakni digital twins model builders, digital twins sendiri adalah representasi digital yang mencerminkan suatu objek, proses atau sistem. Teknologi ini mampu meningkatkan pengambilan keputusan perusahaan berdasarkan informasi maintenance dan semua informasi produk untuk meningkatkan efisiensi kinerja suatu perusahaan.


High Value, But Not Widely Adopted

Teknologi ini mencakup menara kontrol next gen, robot penyimpanan dan pengambilan otomatis, dan robotic process automation (RPA). Menara kontrol supply chain yang kokoh dibangun berdasarkan digital twin ujung ke ujung supply chain. Teknologi ini meningkatkan visibilitas di seluruh proses supply chain,termasuk memperlihatkan kendala transportasi, pergudangan dan produksi yang selanjutnya menghasilkan rencana solusi untuk menangani semua masalah tersebut.


Robot penyimpanan dan pengambilan otomatis menawarkan fleksibilitas dan kepadatan penyimpanan yang tinggi. Kelincahan robot ini menghilangkan batasan throughput dan pengurutan sehingga potensi produktivitas meningkat yang selaras dengan solusi kebutuhan operasional banyak industri saat ini


Robotic process automation (RPA) adalah software yang digunakan untuk mengotomatisasi tugas yang berulang dan bervolume tinggi. Teknologi ini dikembangkan agar karyawan dapat melakukan pekerjaan dengan lebih efektif.


Source: Forbes


Recent Posts

See All

Ready to digitally transform your company? 

Discuss with us how our solution enables future digital growth in your company 

Screenshot_2022-11-14_at_11.54.24_AM-removebg-preview.png