Search
  • Machine Vision Indonesia

Apa yang Dimaksud Risk-Based Maintenance?

Risk-based maintenance (RbM) adalah metode yang memprioritaskan sumber daya pemeliharaan terhadap aset yang membawa risiko paling besar jika gagal. RbM atau pemeliharaan berbasis risiko adalah metodologi untuk menentukan penggunaan sumber daya pemeliharaan yang paling ekonomis. Hal ini dilakukan agar upaya pemeliharaan di seluruh fasilitas dapat dioptimalkan untuk meminimalkan risiko kegagalan.


Inti dari risk-based maintenance adalah menemukan aset kritis/bermasalah dan mendedikasikan sumber daya pemeliharaan yang ada untuk aset-aset tersebut sambil mengalihkan penggunaan sumber daya dari aset non-kritis. Jenis dan frekuensi perawatan diprioritaskan berdasarkan risiko kegagalan. Aset yang memiliki risiko dan konsekuensi kegagalan yang lebih besar dipelihara dan dipantau lebih sering. Sementara aset yang memiliki risiko lebih rendah mengikuti program pemeliharaan yang tidak terlalu ketat.




Program pemantauan dan pemeliharaan untuk aset berisiko tinggi biasanya merupakan program pemeliharaan berbasis kondisi. RbM adalah strategi yang cocok untuk rencana pemeliharaan apa pun. Sebagai metodologi, RbM memberikan pendekatan sistematis untuk menentukan rencana pemeliharaan aset yang paling tepat. Setelah implementasi strategi pemeliharaan dengan RbM, risiko kegagalan aset akan rendah.


Recent Posts

See All

Ready to digitally transform your company? 

Discuss with us how our solution enables future digital growth in your company 

Screenshot_2022-11-14_at_11.54.24_AM-removebg-preview.png