top of page
Search
  • Machine Vision Indonesia

Root Cause Analysis: Definisi, Manfaat, Langkah-Langkah, dan Tantangan


root cause analysis

Pada dasarnya, saat menjalankan suatu bisnis sangat wajar jika terjadi permasalahan. Namun, perusahaan perlu menemukan solusi dalam pemecahan masalah tersebut agar tidak menghambat operasional bisnis. Ada banyak metode pemecahan masalah, salah satunya adalah Root Cause Analysis (RCA). RCA sering digunakan oleh perusahaan yang menjalankan Lean Six Sigma karena dapat mengidentifikasi masalah dari akarnya.


Apa itu Root Cause Analysis?

Root cause analysis atau RCA adalah salah satu teknik yang penting digunakan oleh perusahaan untuk mengidentifikasi permasalahan dari akar masalah yang kini dihadapi. RCA membantu perusahaan memahami penyebab masalah tersebut. RCA melakukan analisis mendalam yang berguna untuk menganalisis risiko yang bisa terjadi kedepannya. Sehingga perusahaan bisa mengatasi masalah tersebut di kemudian hari.


Bagaimana Root Cause Analysis di Manufaktur?

Root Cause Analysis (RCA) adalah salah satu teknik utama yang digunakan oleh manufaktur untuk mengidentifikasi faktor penyebab masalah kualitas dalam operasional mereka. RCA sering dilakukan oleh insinyur di bidang manufaktur untuk mengidentifikasi apa, bagaimana, atau mengapa permasalahan terjadi. Pendekatan pemecahan masalah ini biasanya digunakan ketika konsekuensinya melibatkan "keselamatan, kesehatan, lingkungan, kualitas, keandalan, atau dampak produksi".


Apa manfaat melakukan Root Cause Analysis?

Tidak hanya membantu perusahaan dalam memecahkan masalah, tetapi membantu mengidentifikasi ancaman dan risiko yang mungkin akan perusahaan alami untuk mencapai tujuan dan target bisnis. Adapun beberapa manfaat lain dari root cause analysis adalah sebagai berikut:

  • Manajemen risiko

  • Menganalisis efisiensi proses bisnis

  • Mengidentifikasi, analisis, dan mengurangi kesenjangan antara keadaan saat ini dan kehandalan mesin di operasional

  • Membantu dalam menciptakan lingkungan yang mendorong adanya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement)

Langkah-langkah Root Cause Analysis


1. Identifikasi Masalah

Cari tahu masalah apa yang sedang dihadapi oleh perusahaan. Caranya dengan mengukur performa bisnis dengan matriks bisnis yang telah ditentukan.


2. Pengumpulan Data

Setelah selesai mengidentifikasi masalah, perusahaan perlu mengumpulkan data yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi. Kumpulkan pula data dari akibat yang ditimbulkan dari permasalahan tersebut.

Perusahaan bisa memudahkan proses ini dengan menggunakan platform data terutama di shop-floor, seperti manufacturing data platform. Dengan data yang terpusat, akan memudahkan proses pengumpulan data.


3. Identifikasi Faktor Penyebab Masalah

Perusahaan harus mengidentifikasi faktor masalah sebanyak mungkin yang bisa jadi penyebab masalah. RCA sendiri tidak hanya mengatasi satu atau dua masalah, melainkan secara keseluruhan. Terdapat beberapa teknik yang bisa digunakan, seperti:

  • 5 Whys: Tanyakan “Mengapa?’ berulang kali hingga Anda menemukan jawaban yang paling tepat atas penyebab suatu masalah

  • Drill Down: Membagi masalah hingga menjadi bagian-bagian kecil yang lebih detail untuk memahami gambaran besarnya

  • Fishbone Diagram: Menggunakan bagan yang menerangkan semua faktor penyebab yang mungkin di mana masalah pertama kali muncul


4. Identifikasi Akar Masalah

Dari mengumpulkan berbagai kemungkinan faktor penyebab masalah, maka perusahaan perlu mencari tahu penyebab utama yang menimbulkan masalah ini. Dengan mengetahui hal ini, perusahaan lebih cepat mencari solusi yang tepat untuk memecahkan masalah tersebut.

5. Tentukan dan Implementasi Solusi

Selanjutnya, perusahaan perlu mencari solusi yang tepat untuk segera menyelesaikan masalah tersebut. Dengan menemukan solusi, akan menghindari masalah ini terjadi lagi kedepannya. Temukan sebanyak mungkin solusi dan tentukan mana yang berdampak positif untuk perusahaan. Lalu, segera implementasikan solusi tersebut agar masalah segera terselesaikan.


Tantangan Root Cause Analysis


1. Integritas Data

Salah satu persyaratan penting dalam melakukan root cause analysis adalah data. Mengumpulkan data sebanyak mungkin akan meningkatkan kualitas dan efisiensi analisis. Namun seringkali saat pengumpulan data tentang kejadian yang memicu sebuah masalah membutuhkan banyak kesaksian dan wawancara berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah kejadian, sehingga data kualitatif ini menjadi tidak dapat diandalkan.


2. Solusi Mudah vs Solusi Tahan Lama

Sayangnya solusi dalam permasalahan bisa rumit. Solusi terbaik bisa jadi berupa desain ulang yang lengkap, penerapan teknologi baru, atau penyesuaian skala besar lainnya. Tetapi administrator, manajer, dan pimpinan cenderung memilih solusi yang cepat dan mudah. Memprioritaskan solusi yang tidak menyelesaikan masalah dalam jangka panjang. Meski mudah tetapi dapat menyebabkan terulangnya masalah tersebut.


3. Pemecahan Masalah secara Kelompok

Dalam melakukan analisis ini, seringkali mendorong kelompok agar berkolaborasi dan brainstorming selama proses berlangsung. Namun, beberapa kritikus berpendapat bahwa ini dapat menghambat pendekatan dan analisis kreatif. Jika sedang membangun tim RCA, sertakan anggota tim dari berbagai grup dan area fungsional untuk mendorong kolaborasi yang bermanfaat.


4. Alat untuk Mengatasi & Menerapkan RCA

Perusahaan dapat menggunakan beberapa alat, misalnya seperti Manufacturing Data Platform untuk mengumpulkan data dari orang, proses, dan mesin secara real-time. Ini memberikan kesempatan untuk melakukan RCA setelah peristiwa yang lebih kecil dan memungkinkan lebih cepat, dan lebih efisien perbaikan pada proses-proses tersebut. Selain itu, data akurat tentang operator, mesin, dan perubahan prosedur membuat lebih mudah untuk menghindari tantangan dalam RCA yang telah disebutkan pada beberapa poin di atas.


Yang perlu dipahami, bahwa pada setiap bisnis selalu ada masalah. Perusahaan harus memahami bagaimana pemecahan masalah yang tepat agar tidak menghalangi pertumbuhan bisnis kedepannya. Dengan adanya analisis RCA, perusahaan dapat terbantu dalam proses pemecahan masalah, sekaligus mencegah terulangnya masalah tersebut di kemudian hari.


Ready to digitally transform your company? 

Discuss with us how our solution enables future digital growth in your company 

Screenshot_2022-11-14_at_11.54.24_AM-removebg-preview.png
bottom of page