Search
  • Machine Vision Indonesia

Lean Manufacturing dan Industri 4.0: Definisi, Perbedaan dan Integrasinya


Definisi Industri 4.0 dan Lean Manufacturing

Paradigma revolusi industri 4.0 dan lean manufacturing akhir-akhir ini sering dibicarakan.

Industri 4.0 merupakan upaya transformasi keseluruhan aspek produksi di industri melalui integrasi teknologi digital dengan industri konvensional. Sedangkan lean manufacturing adalah upaya identifikasi dan mengurangi pemborosan dan aktivitas yang tidak diperlukan dalam kegiatan produksi sehingga mampu meningkatkan nilai tambah produk bagi konsumen.


Konsep lean telah digunakan oleh beberapa perusahaan sejak lama. Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi kompleksitas operasional dan meningkatkan produktivitas. Namun, kompleksitas operasional yang terus meningkat banyak perusahaan mengungkapkan bahwa manajemen lean saja belum cukup untuk mengatasinya. Disinilah Industri 4.0 muncul untuk mengatasi berbagai tantangan dan kompleksitas tersebut. Integrasi yang tepat antara lean manufacturing dan industri 4.0 akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pabrik, karena kedua pendekatan tersebut mempunyai tujuan yang sama, yaitu operational excellence.


Perbedaan Lean Manufacturing dan Industri 4.0

Konsep lean bertujuan untuk mengurangi kompleksitas dan biaya dengan mengurangi pemborosan dan aktivitas yang tidak menambah nilai, sehingga konsep lean melibatkan semua karyawan dalam prosesnya. Sedangkan industri 4.0 melibatkan teknologi, komputer, otomasi dan robotika untuk mencapai tingkat kinerja operasional yang baru.


Integrasi Lean Manufacturing dan Industri 4.0

Penerapan konsep lean dan industri 4.0 yang selanjutnya disebut Lean Industry 4.0 menjadi cara paling efektif untuk meningkatkan keunggulan operasional pabrik. Perusahaan yang berhasil menerapkan Lean Industry 4.0 dapat mengurangi biaya konversi sebanyak 40% dalam lima hingga sepuluh tahun jauh lebih baik daripada pengurangan penerapan lean atau industri 4.0 dalam setaranya.


Source: Medium


0 comments