Search
  • Machine Vision Indonesia

Benarkah Industrial IoT Mampu Menggeser MES dan ERP di Manufaktur?



Internet of Things adalah pendorong utama dalam industri 4.0, sebuah inisiatif digitalisasi yang telah mendorong penggunaan sensor, robotika dan otomasi di bidang manufaktur dan pergudangan. Tidak seperti Enterprise Resource Planning (ERP) dan Manufacturing Execution System (MES), IoT yang terhubung dengan setiap proses di manufaktur dan gudang dapat memberikan laporan semua kejadian secara real-time. IoT mampu memberikan peringatan dan mempengaruhi komunikasi antar mesin untuk memudahkan otomasi di shop floor.


Kemampuan industri 4.0 untuk memberi informasi real-time dan mengotomasi proses produksi membuat banyak pelaku manufaktur mulai bertanya-tanya, jika IoT dapat melakukan semua hal ini dan secara real-time, mengapa tetap bertahan dengan sistem lama?


Ya, IoT memang sangat powerful, apalagi untuk memudahkan pekerjaan di shop floor. Namun dengan kehebatan yang ditawarkan IoT, bukan berarti IoT bisa menggantikan ERP atau MES karena kedua sistem ini dibangun untuk melakukan hal-hal berbeda yang tidak dapat dilakukan dengan baik oleh IoT.


Sering disebut sebagai "rantai penggerak" perusahaan, sistem ERP mencakup semua departemen di perusahaan seperti manufaktur, engineering, perencanaan, pembelian, akuntansi, SDM, dan lain-lain. Nilai ERP terletak pada kemampuannya untuk mengintegrasikan pemrosesan informasi perusahaan di semua departemen. MES juga merupakan serangkaian modul software yang terkait erat satu sama lain. Hanya saja, MES fokus pada aktivitas operasi manufaktur dan shop floor. Kedua sistem ini sama-sama bisa diintegrasikan dengan IoT


Keuntungan yang dimiliki IoT dibandingkan ERP dan MES adalah kemampuannya untuk berkomunikasi dengan edge sensor, menangkap dan memproses data yang tidak terstruktur, memicu dan memonitor aktivitas secara real-time dan berkomunikasi antara perangkat dan jaringan yang berbeda yang ada di shop floor.


Sementara keuntungan yang dimiliki ERP dan MES dibandingkan IoT adalah keamanan yang jauh lebih baik, penyimpanan data yang besar yang dapat menangani berbagai kebutuhan dan analitik, serta kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai proses bisnis di seluruh perusahaan (misalnya, manufaktur, perencanaan, keuangan, pemasaran layanan, SDM, dan lainnya).


Pada akhirnya, IoT adalah teknologi yang lebih khusus yang dapat mengotomatiskan proses bisnis menggunakan robot, sensor dan device IoT lainnya, serta dapat memberikan hasil secara real-time. Tapi ERP dan MES masih menjadi sistem andalan organisasi, dengan IoT menjadi jaringan penyedia data real-time untuk sistem yang lebih besar ini.


Artikel ini menyadur dari tulisan Mary Shacklett di Techrepublic

Recent Posts

See All

Ready to digitally transform your company? 

Discuss with us how our solution enables future digital growth in your company 

Screenshot_2022-11-14_at_11.54.24_AM-removebg-preview.png